Cuaca Buruk Hambat Produksi Jagung Petani di Lombok

Sariagri - Cuaca buruk yang terjadi sejak dua pekan terakhir membuat puluhan ton jagung petani di Desa Rumak, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) terancam rusak. Selain kesulitan melakukan penjemuran, para petani harus menghadapi hujan deras yang terus-menerus  sehingga produksi jagung menjadi terhambat. "Hujan tidak pernah berhenti sudah beberapa hari ini. Jadi jemuran jagung kita tidak bisa kering dari dua hari lalu," ujar Hambal seorang petani di Rumak. Menurut Hambali, jagung yang sudah dijemur kerap basah lantaran terkena air hujan sehingga membuat petani kewalahan dalam melakukan pengeringan. "Kita kewalahan, karena kita terganggu akibat cuaca ini, jadi produksi jagung kita cukup terjambat," ungkapnya. Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Karya Tani, Maemunah mengatakan, cuaca ekstrem mengharuskan para petani lebih ekstra dalam mencegah kerusakan pada jagung mereka. Para petani, lanjut dia, terpaksa harus menyimpan jagung mereka agar tidak mengurangi kualitas produksi. "Kalau di kelompok kami hanya mengandalkan gudang penyimpanan ini sebagai tempat sementara, menunggu cuaca bagus," katanya. Dikatakan Maemunah, beberapa cara telah dilakukan petani. Ketika hujan turun saat menjemur jagung, mereka membuka kulit jagung untuk mengeringkan bekas air hujan agar tidak berjamur. "Jadi satu satunya cara kalau saya membuka kulit jagungnya agar tidak berjamur saat disimpan," terangnya. Saat ini kelompok tani yang dipimpinnya tengah mempersiapkan 20 ton jagung di luas lahan sekitar 4 hektare. Dia berharap hasil produksi kelompok taninya pada musim ini bisa sesuai dengan harapan. "Kami memiliki setidaknya 20 ton yang sudah siap jual untuk pakan, semoga saja bisa melebihi dari itu hasilnya," kata Maemunah. Selain berharap cuaca kembali normal, para petani juga meminta pemerintah memberikan bantuan berupa alat pertanian seperti terpal dan karung untuk menyelamatkan jagung mereka yang kerap diguyur hujan. "Semoga hujan segera reda dan pemerintah juga kami harapkan agar paling tidak memberikan kami bantuan berupa terpal dan karung dan kalau bisa gudang yang kami tempati untuk menyimpan jagung ini bisa diperbaiki," tungkasnya.  Video terkait:
http://dlvr.it/SGqWqK

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama